Tulis & Tekan Enter
Logo
images

28 TRAINNER EMOTIONAL DEMONTRASI EMODEMO DISIAPKAN DINKES

Selasa (29/2019), Kini giliran Pamekasan didatangi oleh tim GAIN, NGO dari genewa, swiss yang bekerjasama dengan dinas kesehatan propinsi Jawa Timur dalam menerapkan metode komunikasi perubahan perilaku untuk ibu hamil dan ibu balita yakni Emotional Demontrasi. GAIN hadir  untuk orientasi emo demo bagi petugas Promkes & Pemberdayaan Masyarakat di gedung Ranilangi rumah sakit Kusuma, Pamekasan. Kegiatan ini dilakukan pasca sosialisasi September kemarin dan direncanakan selama 3 hari kedepan bagi 28 orang.

“Orientasi Emodemo ini sebenarnya tidak ada dalam program tahunannya Promkes Dinkes Pamekasan, ini sebenarnya akan di agendakan tahun 2020. Namun karena teman-teman promkes semangat ketika diberitahukan ada acara emo demo maka kegiatan ini diambilkan dari kegiatan BOK UKM Sekunder. Orientasi Emodemo kali ini tidak hanya sekedar sebagai pertemuan biasa, pesertra di posisikan sebagai TOT, dimana teman-teman petugas kesehatan promkes & pemberdayaan masyarakat ini punya tugas untuk implementasi di puskesmasnya”, sambut bapak kasie Promkes Rizki Syamlan, S.KM., MM.

 

Para pelatihpun didatangkan dari Master of Trainer Surabaya, ibu Niken Mahendra dari pimpinan Neema Foundation dan Suci Ferdiana salah satu dosen Stikes Surabaya. Kedua fasilitator ini dengan keahliannya membawakan modul-modul Emo Demo yang disertai dengan yel yel yang memberi semangat para peserta. Suasana menjadi menarik saat para peserta juga terlibat aktif dalam demontrasi emo demo camilan sembarangan.  Meskipun jarak geografis lokasi dengan area para peserta lumayan cukup menantang tapi tidak mengurangi semangat peserta.

“Banyak tantangan  dihadapi di Pamekasan salah satunya adalah masih banyak yang belum ASI Esklusif sebab para produsen susu formula juga sangat gencar mengadakan promosi”, ujar salah satu peserta setelah fasilitator selesai mendemokan tema 1 terkait ASI Esklusif.

Sedang peserta lain menyatakan, “modul ini sangat bagus dan cocok dikembangan untuk anak-anak TK dan PAUD seperti camilan sembarangan, jadwal makan bayi dan anak,  serta porsi makan bayi dan anak. Mungkin kedepanya kita bisa menerapkannya selain hanya di posyandu”.

Disela proses Kabid Kesmas bapak Moh. Johan Agung Darsono, S.Kep.Ns. M.MKes turut hadir memonitoring jalannya kegiatan, kehadiran beliau memberi semangat dan arti tersendiri kepada semua peserta dalam mengikuti orientasi. Kebetulan hari ini Kadinkes, dr. Farid Anwar, M.Kes berhalangan hadir karena sedang menghadiri Pencanangan Satu Rumah Satu Jumantik di Kecamatan Pademawu dalam rangka rangkaian acara ulang tahun Pamekasan, beliau akan hadir saat sesi penutupan.

Perubahan perilaku bukan sesuatu yang mudah, apalagi dalam kondisi masyarakat yang kental dengan budaya. Perubahan perilaku pemberian ASI esklusif, pemberian makan pada bayi dan anak, komsumsi makanan kaya sumber zat besi untuk ibu hamil serta penerapan cuci tangan pakai sabun sangat dipengaruhi oleh berbagai hal bukan ibu tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

Dibutuhkan kerjasama berbagai pihak dan strategi baru salah satunya emo demo (Emotional Demontrasi) yang mencoba mengugah emosi ibu atau pengasuh untuk melakukan perubahan perilaku dan dibawakan dengan cara yang interaktif yang mendorong orang mengevaluasi kembali perilaku sebelumnya. Tenaga Promkes sebagai salah satu bagian yang mengabdikan dirinya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang perilaku yang tepat.  Cara yang sama menghasilkan hal yang sama, harapannya dengan cara berbeda akan menghasilkan hal  berbeda yang lebih baik . Semoga dengan kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk tenaga Promkes untuk mengembangkan kegiatan di masyrakat.  Kalau salah, ya benerin !!!!

 

Di tulis:  wiwik Sulistyorini_TC GAIN, sumber MOT


TAG

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Tinggalkan Komentar