Dinkes Pamekasan Laksanakan Tracing TB-HIV Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis di Lapas Kelas IIA

Pamekasan, 29 Agustus 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB-HIV) Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Lapas Kelas IIA Pamekasan, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan penguatan penemuan kasus Tuberkulosis (TB) dan HIV secara aktif. Pelaksanaan tracing menyasar penghuni Lapas Kelas IIA Pamekasan, khususnya kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap TB.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Puskesmas Kowel, Stop TB Partnership Indonesia (STPI), Yabhisa Pamekasan, serta pihak Lapas Kelas IIA Pamekasan. Secara keseluruhan, kegiatan melibatkan 344 peserta yang terdiri dari petugas, tenaga kesehatan, kader, warga binaan, dan pihak terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tersedia pemeriksaan mobile X-Ray oleh STPI untuk mendukung proses skrining TB dengan sasaran tracing sebanyak 300 orang.

Selain pemeriksaan, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai Tuberkulosis dengan materi “Mengenal, Mencegah, Menemukan dan Mengobati secara Tuntas”. Selanjutnya dilakukan tracing TB-HIV terintegrasi CKG, pencatatan, pelaporan, serta edukasi dan tanya jawab bersama peserta.

Sasaran kegiatan diutamakan bagi penghuni lapas yang memiliki faktor risiko, antara lain kontak erat dengan pasien TB aktif, memiliki riwayat TB atau pernah putus obat, serta kelompok berisiko lainnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan berupaya meningkatkan cakupan penemuan dan pengobatan TB sesuai standar, sekaligus mempercepat pelaksanaan tracing dan skrining terhadap kontak erat pasien TB-HIV maupun populasi berisiko.

Upaya penemuan kasus secara aktif diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien TB sekaligus membantu mencegah penularan di masyarakat. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, lintas sektor, organisasi profesi, dan kader kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan proses pelacakan, deteksi, dan pengobatan TB berjalan optimal.

Berita